bank bjb


Ciayumajakuning Masuk Zona Merah 3 Pekan Berturut-turut

  Kamis, 22 Juli 2021   Fira Nursyabani
Zona Covid-19 terbaru di Jawa Barat, Kamis, 22 Juli 2021. (dok. Pikobar)

KEJAKSAN, AYOCIREBON.COM -- Seluruh wilayah di Ciayumajakuning kembali masuk zona merah atau zona risiko tinggi Covid-19, Kamis, 22 Juli 2021. Wilayah-wilayah itu yakni Kota Cirebon, Kabupaten Cirebon, Kabupaten Indramayu, Kabupaten Majalengka, dan Kabupaten Kuningan.

Dilaporkan Pusat Informasi dan Koordinasi COVID-19 Pemerintah Provinsi Jawa Barat atau Pikobar, status ini bertahan sejak 3 pekan lalu

Sementara di Jabar, zona merah lainnya yakni:

  1. Kota DepokĀ 
  2. Kota Bogor
  3. Kota Sukabumi
  4. Kota Bekasi
  5. Kota Cimahi
  6. Kota Bandung
  7. Kota Tasikmalaya
  8. Kota Banjar
  9. Kabupaten Bogor
  10. Kabupaten Bekasi
  11. Kabupaten Karawang
  12. Kabupaten Bandung
  13. Kabupaten Bandung Barat
  14. Kabupaten Cianjur
  15. Kabupaten Garut
  16. Kabupaten Sumedang

Secara keseluruhan, kasus di wilayah Ciayumajakuning menurun jika dibandingkan dengan tiga pekan lalu.

Berikut rincian update Covid-19 terkini di Kota Cirebon, Kabupaten Cirebon, Kabupaten Indramayu, Kabupaten Majalengka, dan Kabupaten Kuningan, dirangkum Ayocirebon.com.

Update Covid-19 Kota Cirebon

AYO BACA : Benarkah Hasil CT Value Tentukan Kesembuhan Pasien Covid-19?

Data dari covid19.cirebonkota.go.id menunjukkan, Kota Cirebon mencatat penambahan 28 kasus Covid-19 dalam sehari pada Rabu, 21 Juli 2021. Jumlah total kasusnya kini mencapai 9.891.

Dari jumlah itu, sebanyak 2.170 orang masih melakukan isolasi di rumah sakit atau di rumah. Sebanyak 381 di antaranya meninggal dunia dan 7.340 berhasil sembuh.

Update Covid-19 Kabupaten Cirebon

Data dari covid19.cirebonkab.go.id menunjukkan, di Kabupaten Cirebon, pada Rabu, 21 Juli 2021, ada 4.186 pasien Covid-19 yang masih menjalani perawatan di rumah sakit atau di rumah. Dalam sehari tercatat ada 157 kasus baru di wilayah ini sehingga jumlah total kasusnya mencapai 21.093.

Dari jumlah itu, sebanyak 713 di antaranya meninggal dunia dan 16.194 berhasil sembuh.

Update Covid-19 Kabupaten Indramayu

Data dari covid19.indramayukab.go.id menunjukkan, sebanyak 1.803 pasien masih menjalani isolasi di Kabupaten Indramayu, Selasa, 20 Juli 2021. Total kasusnya saat ini telah menyentuh 14.240.

AYO BACA : Antisipasi Pasien Lebih, 4 RS Rujukan Covid-19 di Cirebon Raya Bangun Tenda Serbaguna

Dari jumlah itu, sebanyak 616 di antaranya meninggal dunia dan 11.821 berhasil sembuh.

Update Covid-19 Kabupaten Majalengka

Data dari covid19.majalengkakab.go.id menunjukkan, di Kabupaten Majalengka, sebanyak 1.825 pasien Covid-19 masih menjalani isolasi, pada Selasa, 20 Juli 2021. Total kasusnya saat ini telah mencapai 9.614.

Dari jumlah itu, sebanyak 630 di antaranya meninggal dunia dan 7.611 berhasil sembuh.

Update Covid-19 Kabupaten Kuningan

Data dari covid19.kuningankab.go.id menunjukkan, sebanyak 1.664 pasien Covid-19 masih menjalani perawatan dan isolasi di Kabupaten Kuningan. Total kasus di wilayah ini sudah mencapai 12.534.

Dari jumlah itu, sebanyak 533 di antaranya meninggal dunia dan 10.337 berhasil sembuh.

Seluruh Wilayah Ciayumajakuning Berlakukan PPKM Level 4

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyatakan, seluruh wilayah Jabar memberlakukan PPKM Level 4, termasuk wilayah Ciayumajakuning. PPKM Level 4 akan berlangsung hingga 25 Juli 2021 mendatang.

Berikut aturannya:

  • Pasar tradisional yang menjual kebutuhan pokok sehari-hari, diizinkan dibuka sampai pukul 20.00 dengan kapasitas pengunjung 50 persen.
  • Pasar tradisional, selain yang menjual kebutuhan pokok sehari-hari, diizinkan dibuka sampai dengan pukul 15.00 dengan kapasitas maksimal 50 persen, dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat yang pengaturannya ditetapkan oleh Pemerintah Daerah;
  • Pedagang kaki lima, toko kelontong, agen/outlet voucher, pangkas rambut, laundry, pedagang asongan, bengkel kecil, cucian kendaraan, dan usaha kecil lain yang sejenis, diizinkan buka dengan protokol kesehatan ketat sampai dengan pukul 21.00 yang pengaturan teknisnya diatur oleh Pemerintah Daerah.
  • Warung makan, pedagang kaki lima, lapak jajanan dan sejenisnya yang memiliki tempat usaha di ruang terbuka diijinkan buka dengan protokol kesehatan ketat sampai dengan pukul 21.00 dan maksimum waktu makan untuk setiap pengunjung 30 menit.
  • Sedangkan kegiatan yang lain pada sektor esensial dan kritikal, baik di pemerintahan maupun swasta, serta terkait dengan protokol perjalanan, akan dijelaskan terpisah.

AYO BACA : Ini Syarat Lengkap Perjalanan KA Jarak Jauh Selama Libur Idul Adha 2021

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar

< !-- -->