Antisipasi Gempa Bumi, Masyarakat Bisa Ikuti Saran Ini

  Kamis, 10 Juni 2021   Idham Nur Indrajaya
ilustrasi dampak gempa bumi. (Pixabay)

BANDUNG, AYOCIREBON.COM -- Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jabar Dani Ramdan mengatakan, gempa merupakan salah satu jenis bencana yang rawan terjadi di lingkup Jabar. Dani pun menyampaikan beberapa tips yang harus dilakukan ketika gempa terjadi.

Menurut Dani, hal pertama yang harus diperhatikan adalah posisi saat terjadi di gempa. Jika sedang berada di dalam rumah atau bangunan, sebaiknya usahakan untuk lari keluar. Kemudian, cari tempat yang terbuka supaya terhindar dari kemungkinan runtuhnya bangunan.

“Kalau gempa itu, kita tinggal lihat apakah posisi kita sedang berada di dalam rumah atau di luar rumah. Kalau di luar rumah, di luar bangunan, lari ke daerah terbuka supaya terhindar dari reruntuha,” ujar Dani dalam siaran “Podcast Juara: Mengenal Peta Rawan Bencana di Jawa Barat” yang diunggah Rabu malam, 9 Juni 2021, di kanal Youtube Jabarprov TV.

AYO BACA: Gempa dan Tsunami Jatim Bukan Prediksi, Begini Mitigasi Sebelum dan Setelah Gempa Bumi 

Meski lari keluar rumah adalah pilihan utama, Dani pun tidak memungkiri adanya kemungkinan ketika lari keluar rumah membutuhkan waktu yang tidak sebentar. Jika kemungkinan itu terjadi, sebaiknya usahakan untuk mencari tempat untuk melindungi kepala.

“Kalau di rumah bisa cepat lari keluar, lari keluar. Tapi, kalau di rumah, apalagi di lantai 2, untuk lari keluar itu butuh waktu. Kalau begitu sebaiknya berlindung dulu,” kata Dani.

Dani menyarankan untuk berlindung di kolong meja atau di pojok bangunan. Pasalnya, dikatakan oleh Dani, pojok bangunan merupakan daerah yang paling kecil risikonya untuk runtuh. Selain itu, hindari jendela karena kaca bisa saja pecah dan mengenai tubuh. Dani juga menyarankan untuk tidak berlindung di dekat benda-benda yang rentan tumbang, misalnya lemari.

AYO BACA: 10 Bencana Ini Rawan Terjadi di Jawa Barat

“Bisa di kolong meja atau di pojok bangunan karena di daerah pojok itu bangunannya cukup kuat, tapi jangan di dekat jendela yang ada kaca karena nanti pecahannya bisa ke kita, dan jangan juga di dekat lemari yang bisa tumbang. Jadi, cari yang aman di sekitar rumah,” ucap Dani.

Menurut Dani, gempa cukup rawan terjadi di Jabar karena keberadaan sesar-sesar atau patahan yang menjadi penyebab gempa. Untuk sementara ini, ada tiga sesar yang sedang cukup aktif di Jabar, yaitu Sesar Cimandiri, Sesar Baribis, dan Sesar Lembang.

AYO BACA: Ridwan Kamil Sebut Kurikulum Mitigasi Bencana Jabar untuk Persiapan Seperti Jepang

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar