Rutin Konsumsi Kacang Tekan Risiko Sakit Jantung

  Kamis, 10 Juni 2021   Redaksi AyoBandung.Com
Ilustrasi Kacang Kenari. (Alicja dari Pixabay)

KEJAKSAN, AYOCIREBON.COM -- Kacang-kacangan merupakan jenis makanan yang sangat dianjurkan karena banyak manfaat. Salah satu jenis kacang yang banyak direkomendasikan adalah kacang kenari yang dapat meningkatkan kesehatan jantung. 

Dilansir laman Best Life, oleh Republika, jaringan Ayocirebon.com, sebuah studi pada 2017 yang diterbitkan dalam Journal of the American College of Cardiology menganalisis bagaimana konsumsi kacang dapat berdampak pada risiko penyakit jantung baik dari segi penyakit kardiovaskular dan penyakit jantung koroner, khususnya. 

Para peneliti mengamati konsumsi kacang lebih dari 210.000 orang yang berusia sampai 32 tahun. Para peserta merupakan orang-orang yang tidak memiliki tanda-tanda kanker, penyakit jantung, atau stroke pada awal penelitian.  

Menurut penelitian, peserta yang makan kacang kenari setidaknya sekali dalam satu pekan memiliki risiko 19% lebih rendah terkena penyakit kardiovaskular, dan 21% lebih rendah risiko penyakit jantung koroner bila dibandingkan dengan mereka yang tidak makan kacang.

AYO BACA : Tes Penyakit Jantung dengan Menggerakan Ibu Jari

Namun, kenari bukan satu-satunya kacang yang bermanfaat. Menurut penelitian, makan kacang tanah atau jenis kacang pohon lainnya dua kali atau lebih per minggu juga membantu mengurangi kemungkinan orang terkena penyakit jantung.  

Jika dibandingkan dengan orang yang tidak pernah mengkonsumsi kacang, orang yang makan kacang setidaknya dua kali dalam satu pekan, memiliki risiko penyakit kardiovaskular 13% lebih rendah. Mereka juga memiliki risiko penyakit jantung koroner 15% lebih rendah. 

Sedangkan orang yang makan kacang pohon setidaknya dua kali dalam satu pekan, memiliki risiko penyakit jantung koroner yang lebih rendah. Mereka juga memiliki risiko penyakit kardiovaskular 15% lebih rendah dan risiko penyakit jantung koroner 23% lebih rendah.

"Temuan kami mendukung rekomendasi untuk meningkatkan asupan berbagai kacang-kacangan, sebagai bagian dari pola diet sehat, untuk mengurangi risiko penyakit kronis pada populasi umum," ujar penulis utama studi Marta Guasch-Ferre, Phd yang juga seorang peneliti di  Departemen Nutrisi di Harvard TH  Sekolah Kesehatan Masyarakat Chan. 

AYO BACA : Kesehatan Jantung Bisa Digambarkan Pilihan Menu Kopi

Kacang juga memiliki manfaat kesehatan lainnya. Para peneliti menemukan, makan kacang tanah dan kenari khususnya dapat menurunkan risiko stroke seseorang.  Menurut penelitian, orang yang makan kacang setidaknya dua kali dalam satu pekan memiliki risiko stroke 10 persen lebih rendah. 

Sementara orang yang makan kacang kenari setidaknya satu kali dalam satu pekan memiliki risiko stroke 17 persen lebih rendah. Namun, total konsumsi kacang pohon atau kacang secara keseluruhan tidak berdampak pada risiko stroke.

Para peneliti untuk penelitian ini juga menganalisis bagaimana selai kacang berdampak pada risiko penyakit kardiovaskular, penyakit jantung koroner, dan stroke. Pada akhirnya, mereka menyimpulkan, konsumsi selai kacang saja dengan porsi yang ditentukan sebagai satu sendok makan, tidak berdampak signifikan pada masalah kesehatan ini. 

Namun, orang yang mengonsumsi lima porsi atau lebih kacang secara keseluruhan dalam satu pekan memiliki risiko penyakit kardiovaskular 14 persen lebih rendah dan risiko penyakit jantung koroner 20 persen lebih rendah daripada peserta yang hampir tidak pernah mengonsumsi kacang.

"Kacang mentah segar adalah yang paling sehat," ujar rekan penulis studi tersebut, Noushin Mohammadifard, PhD.

Dia yang merupakan asisten profesor di Universitas Ilmu Kedokteran Isfahan itu melanjutkan, kacang harus segar karena lemak tak jenuh dapat teroksidasi dalam kacang basi, membuatnya berbahaya. Kita dapat mengerahui apakah kacang tengik dengan bau seperti cat dan rasanya pahit atau asam. 

AYO BACA : Niat Puasa Senin Kamis, Jika Dilakukan Rutin bisa Cegah Stroke Jantung

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar