Hari Ini : Jatuhnya Kapal Zeppelin Hindenburg Tahun 1937

  Kamis, 06 Mei 2021   Handy Dannu Wijaya
Jatuhnya Kapal Zeppelin Hindenburg Tahun 1937 - Zeppelin-ramp de Hindenburg

Ayocirebon.com - Balon Zeppeling Jerman Hindenburg 6 Mei 1937 pukul 19.25, hancur terbakar dalam waktu beberapa menit saja ketika sedang mencoba untuk berlabuh dengan tiang pengikat di Stasiun Angkatan Udara Lakehurst di New Jersey, Amerika Serikat. Dalam kejadian ikonik itu, 36 orang tewas dari keseluruhan 97 penumpang yang menaiki Hindenburg.

Kapal udara LZ-129 Hindenburg (balon Zeppelin) merupakan pesawat terbesar yang pernah dibangun pada saat itu. Pesawat itu dinamakan menurut Presiden Jerman Paul von Hindenburg sebagaimana kebiasaan untuk menamakan semua kapal udara Jerman dengan nama lelaki. Kapal udara LZ-129 Hindenburg menggunakan rancangan terkini dengan menggunakan aluminium, berukuran sepanjang 245 meter, diameter 41 meter, dan mengandung 211.890 meter persegi gas hidrogen dalam 16 kampit atau sel. Kapal udara LZ-129 Hindenburg mempunyai daya angkut 112 ton, mempunyai empat mesin diesel berkekuatan 1100 tenaga kuda dengan kecepatan 135 kilometer per jam. Hindenburg mampu membawa 72 orang (50 orang jika menyeberangi Samudra Atlantik) dengan 61 awak kapal.

Kapal Hindenburg ini dibangun oleh Luftschiffbau Zeppelin pada tahun 1935 dengan nilai £500.000. Kapal udara ini terbang buat kali pertamanya pada Maret 1936 dan mencapai catatan menyeberangi Samudra Atlantik sebanyak dua kali dalam masa 5 hari, 19 jam, 51 menit pada bulan Juli 1936. 

Penyebab Zeppeling Hindenburg Terbakar

Penyebab utama kebakaran kapal belum diketahui dengan tepat. Salah satu sumber ledakan katanya disebabkan oleh percikan listrik statis yang terkumpul dari geseran dengan udara. 

Lapisan aluminium kapal yang mudah terbakar ini mungkin terbakar karena gesekan, yang menyebabkan gas hidrogen isian dari balon yang mudah terbakar itu "terlepas". 

Tetapi laporan lain mengatakan tidak ada bukti kebakaran karena gas hidrogen. Gas hidrogen di dalam Hindenburg telah dicampurkan dengan bau bawang putih agar dapat memberi tahu jika ada kebocoran. Tetapi tidak ada orang yang selamat yang melaporkan mencium bau bawang putih ketika penerbangan atau ketika percobaan pendaratan sebelum malapetaka kapal tersebut terbakar. 

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar