Umpat Pemakai Masker di Mal Tolol, Pria Ini Diciduk Polisi

  Selasa, 04 Mei 2021   Praditya Fauzi Rahman
Putu Aribawa meminta maaf kepada publik usai dirinya diamankan polisi lantaran video kontroversialnya, Selasa, 4 Mei 2021. (Ayosurabaya.com/Praditya Fauzi Rahman)

SURABAYA, AYOCIREBON.COM -- Seorang warga Gresik mendadak viral setelah menggungah video dengan pernyataan yang kontroversial. Putu Aribawa, si pria itu, menyebut para pengunjung mal yang memakai masker adalah orang goblok dan tolol.

Melansir Ayosurabaya.com, Video itu pun viral dan mendapat beragam tanggapan dari warganet. Polisi lantas memburu Putu dan membekuk di kediamannya pada Senin (3/5/2021) kemarin.

Kasatreskrim Polrestabes Surabaya AKBP Oki Ahadian mengatakan, Putu Aribawa telah mengakui perbuatannya yang tak hanya salah tapi juga provokatif.

"Kami akan berikan kesempatan kepada yang bersangkutan untuk meminta maaf kepada warga kota Surabaya tentang videonya yang tidak pantas dan beredar di medsos (media sosial," kata Oki saat press release, Selasa (4/5/2021).

AYO BACA: Populer di Cirebon, Ini Kiat Ternak Lebah Klanceng Hingga Potensi Investasinya

Sedangkan, Putu Aribawa mengaku bila perbuatannya memang tak patut dicontoh. Terlebih saat masyarakat sedang berperang melawan Pandemi Covid-19, yang seharusnya mendapat motivasi dan dukungan dalam bentuk apapun.

Namun, ada hal unik yang disampaikan oleh Putu. Menurut persepsinya, antara percaya dan tidak percaya terhadap virus Corona dan pagebluk.

"Menurut saya, Corona itu abu-abu sih, dan saya rasa kurang pantas (menyampaikan umpatan kepada pengunjung tak bermasker)," ujarnya.

AYO BACA: Bill Gates Bercerai, Bagaimana Kabar Gates Foundation ?

Lantas, mengapa Putu menyampaikan hal tersebut? "Kebetulan, teman saya ada yang perawat dan sudah mengatakan itu (tentang Covid-19), jangan sampai anak saya kena (Covid-19)," tuturnya.

Meski begitu, Satreskrim Polrestabes dan Pemkot Surabaya telah membebaskan sanksi pidana kepada Putu. Namun, ada sanksi sosial yang diberikan kepadanya.

Sanksi yang dikenakan berupa denda administrasi sebesar Rp 150.000,00, kerja sosial di Liponsos Surabaya, dan permintaan maaf terbuka.

AYO BACA: Syarat Perjalanan Naik Kereta Api Jarak Jauh pada 6 Sampai 17 Mei 2021

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar