Kabar Gembira! Generasi Muda Cirebon Raya 'Dilarang' Emil Keluar Kota

  Kamis, 22 April 2021   Erika Lia
Gubernue Jabar, Ridwan Kamil, bersama para pelaku seni di Kota Cirebon saat meresmikan Ruang Kreatif Ahmad Djuhara eks Gedung Negara di Kota Cirebon [Erika Lia]
KEJAKSAN, AYOCIREBON.COM- Generasi muda di Wilayah Cirebon Raya 'dilarang' ke luar kota. Mereka diharap memanfaatkan fasilitas publik yang telah disediakan untuk berkarya dan memajukan wilayah di bagian timur Jawa Barat ini.
 
Pemprov Jabar pun menghibahkan salah satu aset mereka, Gedung Negara. Gedung itu diubah menjadi sebuah fasilitas publik berupa Gedung Creative Center yang diberi nama Ruang Kreatif Ahmad Djuhara.
 
Gedung Negara sebelumnya berfungsi sebagai Gedung Badan Koordinasi Wilayah (Bakorwil) Cirebon Raya. Bersamaan hilangnya fungsi Bakorwil, gedung itu pun sempat nyaris kehilangan fungsinya.
 
Beberapa kali, gedung itu memang dimanfaatkan sebagai lokasi pameran karya-karya seni. Seniman dan budayawan Cirebon pun pernah mengusulkan agar gedung itu difungsikan sebagai gedung berfungsi ekonomi kreatif.
 
Gubernur Jabar, Ridwan Kamil sendiri menyebut, gedung itu berfaedah sebagai wadah pemuda Cirebon Raya (Cirebon, Indramayu, Majalengka, Kuningan) untuk berkarya.
 
"Anak-anak kita enggak perlu pindah ke Jakarta atau kota lain, di sini (Cirebon) saja," katanya mengemukakan alasan perwujudan gedung kreatif center.
 
Ruang Kreatif Ahmad Djuhara, lanjutnya, dibutuhkan sebagai sarana pemuda berekspresi dan menghasilkan industri kreatif di Cirebon Raya.
 
Dia mengingatkan, keberadaan Tol Cipali dan semakin baiknya iklim pariwisata di Cirebon menjadi peluang bagi generasi muda berkarya dan menghalau ancaman.
 
"Kalau ingin menghancurkan sebuah bangsa, hancurkan pemudanya dengan narkoba, hoax, dan konten negatif," ujar Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil.
 
Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Jabar, Boy Iman Nugraha menyebutkan, pembangunan Ruang Kreatif Ahmad Djuhara berlangsung 2 tahun yaitu 2019-2020.
 
"Jumlah anggaran Rp16 miliar, tapi baru terlaksana Rp5,2 miliar," ujarnya.
 
Di dalamnya antara lain berisi ruang workshop, galeri, ruang pamer, studio, dan ruang interaksi serta kolaborasi pelaku kegiatan dan industri kreatif di Cirebon Raya.
 
Wali Kota Cirebon, Nashrudin Azis menilai, keberadaan Ruang Kreatif Ahmad Djuhara dapat menambah asa publik di tengah terpaan dampak Covid-19, yang salah satunya menampar keras sektor pariwisata.
 
"Kami yakin, ruang kreatif ini dapat mengakselerasi pengembangan industri kreatif di Kota Cirebon, khususnya," katanya.
 
Pihaknya berjanji memanfaatkan fungsi ruang kreatif seoptimal mungkin dengan harapan industri kreatif di Kota Cirebon berkembang dan memikat pelancong.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar