Memsuki Usia 40? Rajin Cek Kolesterol Biar Terhindar dari Stroke

  Jumat, 09 April 2021   A. Dadan Muhanda
Kolesterol merupakan penyebab stroke

AYOCIREBON--- Stroke merupakan salah penyakit kronik tidak menular penyebab kematian tertinggi di Indonesia. Penyebab stroke umumnya disebabkan oleh gaya hidup tidak sehat yang ditandai dengan kolesterol tinggi.

Agar terhindar dari stroke di masa tua, Dokter Spesialis Penyakit Dalam, dr. Imelda Maria Loho, Sp.PD menyarankan untuk rutin memeriksakan kesehatan atau medical check up (MCU) jika sudah menginjak usia 40 tahun, dan usia 50 tahun untuk perempuan.

Adapun jenis pemeriksaan yang dibutuhkan untuk mencegah stroke, sama seperti risiko penyakit jantung yakni menjalani pemeriksaan kolestrol secara umum.

Pemeriksaan kolesterol adalah pengecekan adanya plak di dalam aliran darah yang bisa memicu sumbatan pada aliran darah, baik itu di jantung maupun aliran darah otak.

"Risiko stroke tidak jauh berbeda dari risiko penyakit jantung, karena sebetulnya stroke itu ada plak pembuluh darah yang ada di otak, sedangkan kalau sakit jantung, plaknya itu ada di pembuluh darah jantung," terang dr. Imelda dalam acara webinar RS Pondok Indah, Kamis (18/4/2021), dikutip suara.com, jaringan ayocirebon.

Selain itu ada juga pemeriksaan kadar gula dalam darah atau risiko diabetes, mengingat orang dengan diabes kerap jadi penyakit penyerta (komorbid) penyebab seseorang mengalami stroke atau sakit jantung.

Ada juga pemeriksaan droppler vena, yaitu pengecekan adanya plak-plak kolestrol di pembuluh darah yang ada di leher yang bisa memicu stroke.

"Nah, bila sudah mulai ada plak di sana (di leher), itu juga risikonya semakin besar, apalagi kalau misalnya dari pemeriksaan jantung sudah ditemukan adanya plak juga," ungkapnya.

"Jadi kemungkinan di pembuluh darah lain, seperti pembuluh darah otak itu sudah ada," sambung dr. Imelda.

Dokter yang berpraktik di RSPI Puri Indah itu mengingatkan, jika saat MCU sudah menemukan berbagai plak, kolesterol, hingga gula darah maka segera berkonsultasi dengan dokter sebelum mengalami stroke.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar