Mudik Lebaran Tanpa Pelancong, Pelaku Wisata Harus Pintar Pancing Pengunjung Lokal

  Rabu, 07 April 2021   Erika Lia
Seorang pengunjung menikmati mandi oksigen di hutan pinus di area Family Camp Cibeureum atau Leuweung Monyet di Desa Cibeureum, Kecamatan Cilimus, Kabupaten Kuningan. (Ayocirebon.com/Erika Lia))

KESAMBI, AYOCIREBON.COM -- Pelaku usaha pariwisata dituntut lebih kreatif untuk menarik minat pelancong lokal saat masa mudik lebaran 2021. Pasalnya pelancong dari luar daerah diprediksi tak banyak berkunjung akibat kebijakan pembatasan saat mudik dilarang.

Pengamat pariwisata Cirebon dari Poltekpar Prima Internasional Cirebon, Agung Setiawan menyebut, tantangan bagi pelaku usaha pariwisata adalah menghindari kejenuhan para pelancong lokal yang telah terbiasa dengan destinasi wisata di sekitar mereka.

"Buat program yang menarik minat pelancong lokal karena pelancong domestik tidak bisa diharapkan setelah ada kebijakan larangan mudik," tutur Agung yang juga Kaprodi Diploma IV/Sarjana Terapan Pengelolaan Perhotelan Poltekpar Prima Internasional Cirebon ini, Rabu 7 April 2021.

AYO BACA : Pengamat Pesimis Larangan Mudik Bikin Tempat Wisata Ramai

Menurutnya, pembatasan jumlah pengunjung restoran dan hotel akibat pandemi, dapat dijadikan peluang bagi destinasi wisata lainnya.

Dia menyarankan, objek-objek wisata mengadakan kegiatan bernuansa religius sebagai daya tarik pelancong lokal, dengan tetap memperhatikan ketentuan protokol kesehatan.

Di sisi lain, pemerintah daerah pun dapat memberikan dukungan kepada para pelaku usaha pariwisata, melalui sosialisasi hingga kemudahan-kemudahan untuk mewujudkan kreativitasnya.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar