2 Kesalahan dalam Buku Diet Tya Ariestya Menurut Ahli Gizi

  Kamis, 11 Maret 2021   Suara.com
Ilustrasi Tya Ariestya. [Suara.com/Alfian Winanto]

JAKARTA, AYOCIREBON.COM -- Tya Ariestya memang sukses menurunkan berat badannya. Namun setelah merilis bukunya berjudul The Journey of #FitTyaAriesTya, gaya dietnya itu dianggap kontroversial.

Terbaru, Ketua Umum Pergizi Pangan Indonesia Hardinsyah ikut mengkritik buku diet Tya Ariestya. Hardiansyah menilai, ada dua kesalahan pernyataan dalam buku tersebut.

Pernyataan pertama adalah mengenai sayur bisa menghambat penurunan berat badan. Pernyataan kedua adalah Tya Ariestya mengklaim cara dietnya yang paling sehat di antara semua diet.

Untuk itu, Hardiansyah meminta Tya Ariestya mengoreksi pernyataan yang ia tulis dalam buku dietnya yang berjudul The Journey of #FitTyaAriesTya.

"Menurut saya kelemahan pernyataan yang tertulis di buku ini ada dua, dan tidak benar, yaitu pernyataan “…kalau sayur bisa menghambat penurunan berat badan…” dan pernyataan “… cara ini adalah cara paling sehat diantara banyak cara diet lainnya…” . Diharapkan pernyataan ini bisa dipertimbangkan untuk diralat oleh yang pemilik pernyataan," ujar Hardinsyah dalam keterangannya, Rabu (10/3/2021).

Kedua pernyataan ini ada di buku yang ditulis Tya pada halaman 41 dan halaman 75. Jikapun ingin menulis pernyataan itu, kata Hardinsyah harus melampirkan bukti medis atau penelitian terbaru yang bisa dipertanggungjawabkan.

Khusus untuk diet, menurut Hadinsyah, setiap orang tidak bisa disamaratakan, karena kondisi setiap orang berbeda. Sehingga diet untuk satu orang berdasarkan saran ahli gizi, tidak bisa digunakan untuk semua orang.

"Ada banyak cara mencegah dan mengendalikan lemak tubuh, tapi tidak ada satu cara yang paling sehat untuk semua orang," tutur Hardinsyah.

Meski begitu, Hardinsyah mengakui diet memang tidak mudah karena perlu kedisiplinan, kemampuan tubuh menerima efek samping, dan harus didampingi ahli medis profesional seperti ahli gizi, olahraga, bahkan psikolog.

"Selamat buat Tya yang semoga masih oke sampai sekarang. Biaya diet dan suplemen bisa murah, tapi biaya tenaga professional tentu tidak murah atau tidak semua bisa menjangkau, kecuali pertemanan," tuturnya.

Sehingga saat seseorang mengalami kelebihan berat badan atau obesitas, memang sangat sulit untuk mengendalikannya. Sehingga solusi terbaik adalah mencegah jangan sampai obesitas terjadi dengan menerapkan pola hidup sehat.

Hidup sehat dengan rutin berolahraga, pola makan seimbang karbohidrat, protein, serat dan vitamin dari sayuran dan buah, rutin mengonsumsi air putih, hingga cukup istirahat dan hindari stres berlebih.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar