Longsor Ganggu Pemasukan Warga di Wisata Panyaweuyan

  Senin, 08 Maret 2021   Ananda Muhammad Firdaus
Salah satu potret titik longsor menuju Lembah Panyaweuyan, Kecamatan Argasari, Kabupaten Majalengka, Minggu (7/3/2021). (Ayocirebon.com/Ananda M Firdaus)
MAJALENGKA, AYOCIREBON.COM -- Warga di Desa Tajamulya, Kecamatan Argapura, Kabupaten Majalengka, di sekitar Lembah Panyaweuyan merasa terganggu dengan longsor yang tak kunjung ditangani. Tak cuma akses jalan, warga yang mencari peruntungan lewat objek wisata pun merasa terganggu karena pendapatan jadi berkurang.
 
Warga setempat yang enggan disebut namanya, mengatakan bahwa longsor pada akses menuju Lembah Panyaweuyan sudah terjadi sekira sebulan lamanya. 
 
"(Longsor) teu tebih saatos jalan diaspal (enggak lama sesudah jalan diaspal)" kata dia, Minggu (7/3/2021).
 
Dia sendiri yang mengandalkan objek wisata untuk mendapat pundi uang merasakan kemerosotan pemasukan. Warung di pinggir jalannya yang terbilang sederhana otomatis tak semenarik dulu untuk jadi tempat pemberhentian pengendara, lantaran tak cukup ramainya objek wisata.
 
Pun sang suami yang menjaga parkir hanya mendapat pemasukan sekedar dari pengunjung yang kebanyakan membawa kendaraan roda dua.
 
Berdasarkan pantauan ayocirebon.com, longsor terjadi di sejumlah titik. Luasnya pun beragam, dari sekedar dinding penahan tebing yang ambrul, jalan tergerus masuk jurang, serta akses jalan menyempit sehingga lebar jalan hanya bisa dilalui kendaraan roda dua.
 
Meski begitu, tanda adanya longsor berupa papan pengumuman sudah dipasang dari dua arah jalan masuk menuju Lembah Panyaweuyan.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar