Kuningan Rawan Longsor, Warga Diminta Waspada

  Jumat, 05 Maret 2021   Erika Lia
ilustrasi longsor. (Ayobandung.com/Kavin Faza)

KUNINGAN, AYOCIREBON.COM -- Kabupaten Kuningan rawan bencana tanah longsor. Masyarakat diminta waspada, terlebih curah hujan tinggi masih berpotensi melanda wilayah ini.

Pusdalops Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kuningan mencatat 9 kejadian longsor terjadi sepanjang Februari 2021. Namun, pada Januari tercatat 42 kejadian.

"Memang jumlah kejadian turun pada Februari dibanding Januari, tapi tanah longsor paling banyak," ungkap Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kuningan, Indra Bayu, Jumat (5/3/2021)

Selama Februari, tanah longsor setidaknya menimpa 14 desa di 12 kecamatan, masing-masing Ciawigebang, Cidahu, Cigandamekar, Cipicung, Garawangi, Hantara, Japara, Kalimanggis, Karangkancana, Kuningan, Nusaherang, dan Pancalang.

Meski secara umum jumlah kejadian menurun pada kurun waktu 2 bulan terakhir, pihaknya mengingatkan masyarakat tetap waspada, mengingat curah hujan masih tinggi.

Kabupaten Kuningan menjadi salah satu daerah di Wilayah Ciayumajakuning yang menurut BMKG Stasiun Meteorologi Kertajati, Kabupaten Majalengka, masih berpotensi terjadi curah hujan tinggi hingga sangat tinggi pada Maret ini.

Selain Kuningan, wilayah Cirebon dan Majalengka pula berpotensi mengalami hal serupa. Tingkat curah hujan diprakirakan mencapai 301-500 mm/bulan.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar