Ini Aturan Baru Naik Kereta Api

  Rabu, 10 Februari 2021   Erika Lia
Penumpang KA wajib mengikuti prokes pencegahan Covid-19. (ist)

KEJAKSAN, AYOCIREBON.COM -- PT Kereta Api Indonesia (KAI) kembali menerapkan aturan baru naik kereta api (KA). Sejak 9 Februari 2021, penumpang wajib menunjukkan surat keterangan negatif GeNose C19.

Surat keterangan negatif Rapid Test Antigen atau RT-PCR pun masih berlaku. Hasil negatif pada semua tes itu mensyaratkan sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 3x24 jam sebelum jam keberangkatan.

Manager Humas PT KAI Daop 3 Cirebon, Suprapto menyebutkan, aturan itu sesuai Surat Edaran Kementerian Perhubungan Nomor 20 Tahun 2021 tentang Perpanjangan Pemberlakuan Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang dengan Transportasi Perkeretaapian pada masa Pandemi Covid-19.

Selain itu, Surat Edaran Satgas Penanganan Covid-19 Nomor 7 Tahun 2021 tentang Perpanjangan Ketentuan Perjalanan Orang Dalam Negeri pada Masa Pandemi Covid-19.

"Khusus untuk keberangkatan selama libur panjang atau libur keagamaan, sampel diambil dalam kurun waktu maksimal 1x24 jam sebelum jam keberangkatan," paparnya, Rabu (10/2/2021).

Syarat surat keterangan negatif GeNose C19 atau Rapid Test Antigen atau RT-PCR tidak wajib bagi anak-anak berusia di bawah 5 tahun. 

Dia mengatakan, di wilayah KAI Daop 3 Cirebon sejauh ini baru tersedia layanan rapid tes antigen seharga Rp105.000 di 3 stasiun, masing-masing Cirebon Kejaksan, Cirebon Prujakan, dan Jatibarang.

"Untuk layanan Tes GeNose bertarif Rp20.000 akan kami sediakan dalam waktu dekat," cetusnya.

Pihaknya kembali mengingatkan, setiap pelanggan KA Jarak Jauh harus sehat (tak menderita flu, pilek, batuk, hilang daya penciuman, diare, dan demam), suhu badan tak lebih dari 37,3°C, mengenakan masker kain 3 lapis atau masker medis yang menutupi hidung dan mulut.

Para penumpang juga tak diperkenankan berbicara 1 arah maupun 2 arah melalui telepon atau secara langsung selama perjalanan.

Bagi penumpang yang perjalanannya kurang dari 2 jam tak diperkenankan untuk makan dan minum, kecuali bagi individu yang wajib mengkonsumsi obat-obatan dalam rangka pengobatan yang jika tak dilakukan dapat membahayakan keselamatan dan kesehatan orang bersangkutan.

"Guna mencegah penyebaran Covid-19, setiap pelanggan KA wajib mematuhi protokol kesehatan dan menerapkan 3M yaitu memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan," pintanya.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar