Kabupaten Indramayu Tanggap Darurat Banjir

  Selasa, 09 Februari 2021   Erika Lia
ilustrasi banjir (ayocirebon.com)

INDRAMAYU, AYOCIREBON.COM -- Banjir di Kabupaten Indramayu ditetapkan sebagai tanggap darurat oleh Plt. Bupati Indramayu, Taufik Hidayat.

Status itu berlaku untuk 22 kecamatan yang terendam banjir serta ruas jalan Tol Cipali yang masuk wilayah Kabupaten Indramayu.

Ke-22 kecamatan itu masing-masing Indramayu, Sindang, Pasekan, Lohbener, Jatibarang, Widasari, Tukdana, Kertasemaya, Sukagumiwang, Krangkeng, Lelea, Cikedung, Kroya, Gabuswetan, Bongas, Losarang, Cantigi, Kandanghaur, Anjatan, Haurgeulis, Gantar, dan Terisi.

"Masa tanggap darurat di 22 kecamatan berlaku selama 9 hari, pada 8-17 Februari 2021," kata Taufik, Selasa (9/2/2021).

Pihaknya pula menetapkan biaya yang timbul akibat status itu dibebankan kepada APBD Kabupaten Indramayu 2021, APBD Provinsi Jabar Jawa Barat 2021, dan APBN 2021.

Dalam penanganannya, upaya pertama yang dilakukan berupa evakuasi para korban yang terdampak banjir. Setelahnya, barulah didirikan dapur-dapur umum di sejumlah lokasi banjir.

"Dapur umum sudah didirikan di beberapa titik sebagai penyuplai makanan untuk para pengungsi," terangnya.

Banjir di Kabupaten Indramayu terjadi sejak Senin (8/2/2021) setelah hujan berintensitas tinggi dan berdurasi lama melanda Wilayah Cirebon pada Minggu (7/2/2021).

Desa Karangtumaritis, Kecamatan Haurgeulis, menjadi wilayah paling parah terdampak banjir. Meski banjir sudah surut, dapur umum yang didirikan di masjid desa setempat masih berlangsung untuk menyuplai makanan bagi warga terdampak banjir.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar