Menantu Da'i Bachtiar Penerima Pertama Vaksin Covid-19 di Indramayu

  Senin, 01 Februari 2021   Erika Lia
Erwin Purnama, menantu mantan Kapolri, Da'i Bachtiar, yang merupakan suami Bupati Indramayu terpilih, Nina Agustina Bachtiar, menjadi orang pertama di Kabupaten Indramayu yang disuntik vaksin Covid-19. (Ayocirebon.com/Erika Lia)

INDRAMAYU, AYOCIREBON.COM -- Menantu mantan Kapolri, Da'i Bachtiar, menjadi orang pertama di Kabupaten Indramayu yang disuntik vaksin Covid-19, Senin (1/2/2021).

Keterlibatan Erwin Purnama, begitu nama sang menantu, pada vaksinasi perdana tingkat Kabupaten Indramayu hari ini tersebut berkaitan dengan keterpilihan putri Da'i Bachtiar, Nina Agustina, sebagai Bupati Indramayu.

AYO BACA: Lucky Hakim Batal Ikut, Vaksinasi Perdana di Kabupaten Indramayu Nihil Influencer
AYO BACA: Vaksin Ini Diklaim Efektif Lawan Covid-19 Hanya dalam 1 Kali Suntik, Benarkah?

Nina, yang masih menanti pelantikannya sebagai bupati bersama artis nasional, Lucky Hakim sebagai Wakil Bupati Indramayu, menjadi salah satu dari 10 pejabat publik yang disuntik vaksin.

Vaksinasi semula diberikan kepada 10 tokoh pejabat publik Kabupaten Indramayu, masing-masing Plt. bupati, bupati terpilih, ketua DPRD, kapolres, dandim 0616/Indramayu, kepala kejaksaan negeri, sekretaris daerah (sekda), asisten daerah Sekretariat daerah (setda), kepala dinas kesehatan, dan kepala kantor kementerian agama.

Namun, dandim dan asisten daerah setempat berhalangan. Posisi mereka lantas digantikan kepala staf kodim (Kasdim) dan Erwin.

AYO BACA: Jokowi Minta Pemda Lebih Tegas Jalankan PPKM
AYO BACA:  Laporan Ragam Gejala Baru Covid-19 Terus Bertambah

Vaksinasi pertama sedianya dijalani Plt. Bupati Indramayu, Taufik Hidayat. Namun, saat proses penapisan/skrining, tekanan darah Taufik diketahui tinggi sehingga penyuntikan vaksin atas dirinya ditunda.

Pun dengan Nina, yang seharusnya menjadi orang ke-2 yang disuntik vaksin. Hasil skrining terhadap dirinya juga menunjukkan tekanan darah tinggi.

Sang suami, Erwin diketahui beroleh urutan ke-3. Rupanya, saat proses skrining, tak ditemukan masalah pada kondisi Erwin sehingga vaksin dapat disuntikkan kepadanya.

Hasil skrining ulang atas kondisi Taufik dan Nina lantas memungkinkan keduanya disuntikkan vaksin setelah seluruh pejabat publik yang terdaftar hari itu menerima vaksin.

AYO BACA: Ketua DPRD Kabupaten Cirebon: Divaksin Covid-19 Enak
AYO BACA:  Masyarakat Ikut Vaksinasi Perdana Covid-19, Imron Yakini Aman

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar