Siap-siap, PPKM di Kabupaten Cirebon Bakal Diperpanjang

  Senin, 25 Januari 2021   Erika Lia
Bupati Cirebon, Imron Rosyadi (mengenakan iket kepala) saat melakukan monev pada akhir PPKM periode 1 di komplek makam Sunan Gunung Jati, Desa Astana, Kecamatan Gunungjati, Kabupaten Cirebon. (Ayocirebon.com/Erika Lia)

KEDAWUNG, AYOCIREBON.COM -- Masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kabupaten Cirebon diperpanjang hingga Februari 2021, menyusul terus membengkaknya angka kasus Covid-19.

Dandim 0620/Kabupaten Cirebon Letkol Inf Sugir menyebut, PPKM periode 2 telah diputuskan berlaku di seluruh kota/kabupaten se-Jawa Barat. Berbeda dengan PPKM periode 1 yang hanya dilaksanakan di 20 kota/kabupaten saja.

"PPKM di Jabar berlanjut ke periode 2. Bukan lagi di 20 kota/kabupaten, tapi (periode 2) semua kota/kabupaten yakni 27 daerah se-Jabar menerapkannya," tuturnya di sela monitoring dan evaluasi (monev) pelaksanaan PPKM oleh Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Cirebon, Senin (25/1/2021).

AYO BACA: KPK Dihantam Isu Taliban, Gara-gara Usut Kasus Bansos dan Ekspor Benih Lobster?
AYO BACA: Digugat 3 Miliar oleh Anak, Koswara Belum Pulang ke Rumah: Takut Dipukul!

Pihaknya menyambut baik PPKM lanjutan, mengingat normalnya aktivitas publik di beberapa daerah di sekitar Kabupaten Cirebon yang tak melaksanakan PPKM, seperti Kota Cirebon dan Kabupaten Indramayu, tetap mendorong terciptanya keramaian dan telah membuka potensi penyebaran Covid-19.

"Makanya kami harap efek PPKM periode 2 lebih bagus lagi," harapnya.

PPKM periode 1 di Kabupaten Cirebon berlangsung pada 11-25 Januari 2021. Rencananya, PPKM periode 2 berlangsung awal pekan ini hingga 8 Februari 2021.

Bupati Cirebon, Imron Rosyadi mengakui, kasus Covid-19 di Kabupaten Cirebon sendiri masih tinggi. Pihaknya hari ini kembali mengecek penerapan protokol kesehatan (prokes) pencegahan Covid-19 di tengah masyarakat.

"Hari ini PPKM periode 1 selesai, informasi yang kami terima akan diperpanjang sampai 8 Februari mendatang karena angka kasus masih tinggi," paparnya.

AYO BACA: Distribusi Vaksin Covid-19 ke Kabupaten Indramayu Mundur
AYO BACA: Atap Plafon Masjid Islamic Center Indramayu Ambruk

Pada kesempatan monev kali ini, Imron bersama Forkopimda Kabupaten Cirebon mendatangi sejumlah area keramaian, di antaranya Pasar Celancang, komplek makam Sunan Gunung Jati, check point' Kedawung, dan Hotel Apita.

Menurutnya, masih ditemukan sebagian masyarakat yang abai terhadap penerapan prokes. Dengan pertimbangan pentingnya kesehatan bagi diri sendiri dan semua orang, dia kembali menekankan seluruh masyarakat untuk mematuhi prokes dan aturan yang telah ditetapkan pemerintah.

"Kan untuk kesehatan diri sendiri juga orang lain," tegasnya.

Karena itu, dia berharap PPKM periode 2 kelak lebih menggugah masyarakat untuk sadar diri. Segala imbauan, perintah, sanksi, hingga vaksinasi, imbuhnya, tak akan berarti bila publik tetap tak menyadari kedisiplinan menerapkan prokes.

AYO BACA: Kasus Rekayasa Buku Nikah: IE Tak Terbukti Mualaf
AYO BACA: Pemerintah Lanjutkan Subsidi Upah Pekerja 2021, Ini Info Pencairan dan Cara Cek Daftar Penerima BLT Termin 3

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar