Tanpa Pneumonia, Bupati Cirebon Imron Rosyadi Perpanjang Masa Karantina Mandiri

  Kamis, 03 Desember 2020   Erika Lia
Bupati Cirebon Imron Rosyadi (tengah). (Ayocirebon.com/Erika Lia)

SUMBER, AYOCIREBON.COM -- Bupati Cirebon Imron Rosyadi dimungkinkan dapat terus menjalani karantina mandiri, menyusul paparan Covid-19 atas dirinya.

Direktur RSUD Arjawinangun, Kabupaten Cirebon, Bambang Sumardi yang memimpin tim medis dalam memantau kondisi kesehatan Imron menyebut, hasil pemeriksaan akhir menunjukkan kondisi yang baik.

"Pak Bupati sejauh ini bagus keadaannya, fisiknya stabil," ungkapnya, Kamis (3/12/2020).

Pihaknya telah melakukan pemeriksaan CT Scan maupun pemeriksaan thorax. Pada CT Scan, seluruh organ di kepala, dada, perut, lutut, hingga tulang belakang pasien diperiksa.

Sementara, pemeriksaan thorax dilakukan untuk mengetahui kondisi organ di dalam rongga dada, termasuk jantung dan paru-paru. Dia memastikan, Imron tak menunjukkan tanda-tanda pneumonia (peradangan paru-paru akibat infeksi).

"Pemeriksaan CT Scan dan thorax tak ada masalah, tak ada tanda-tanda pneumonia," tegasnya.

Namun, pihaknya menemukan peningkatan kolesterol pada Imron. Kendati demikian, secara umum, tak ada masalah lain pada kesehatannya.

Bambang menerangkan, meski kolesterolnya meningkat, Imron tak memiliki penyakit penyerta (comorbid) yang dapat memperburuk kondisinya saat ini.

"Jadi, kalau Pak Bupati mau isolasi (karantina) mandiri, kami izinkan," cetusnya.

Hanya, pihaknya menyarankan bupati untuk menjaga kondisi kesehatannya agar tetap baik. Imron diminta istirahat cukup dan mengonsumsi makanan bergizi.

"Selain itu, selalu terapkan protokol kesehatan (mencuci tangan, mengenakan masker, dan menjaga jarak)," katanya.

Pemeriksaan CT Scan maupun thorax merupakan pemeriksaan lanjutan atas Imron yang telah terkonfirmasi Covid-19 pada Selasa (1/12/2020).

Sejak itu, dia menjalani karantina mandiri di pendopo atau rumah jabatan Bupati Cirebon, Jalan Kartini, Kota Cirebon.

Bila hasil pemeriksaan lanjutan kali ini menunjukkan gejala Covid-19, salah satunya pneumonia, Imron harus menjalani perawatan di rumah sakit.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar