Pendopo Cirebon Lockdown, Warga Diimbau Periksakan Diri

  Rabu, 02 Desember 2020   Erika Lia
Kantor pusat pemerintahan Kabupaten Cirebon.

SUMBER, AYOCIREBON.COM -- Karantina wilayah (lockdown) berlaku di area pendopo atau rumah jabatan Bupati Cirebon. Warga yang merasa pernah berinteraksi dengan bupati, diimbau memeriksakan diri.

Lockdown area pendopo dilakukan menyusul kondisi kesehatan Imron Rosyadi yang terkonfirmasi Covid-19. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon, Enny Suhaeni menyebut, lockdown akan berlaku selama Imron menjalani karantina mandiri di sana.

"Lockdown selama beliau (Imron) masih isoman (karantina/isolasi mandiri) selama 14 hari," katanya, Rabu (2/12/2020).

Sejauh ini, Imron memang masih menjalani karantina mandiri pasca tes usapnya menunjukkan adanya paparan virus SARS-CoV-2 penyebab penyakit menular Covid-19.

Namun begitu, tim medis masih melakukan pemeriksaan lanjutan. Bila dinilai kondisinya cukup baik, Imron akan terus menjalani karantina mandiri.

Enny mengatakan, lazimnya selama 2 pekan masa karantina mandiri, kondisi pasien diperiksa kembali pada pekan pertamanya. Bila masih positif dan dalam kondisi baik, pasien akan terus menjalani karantina mandiri.

"Lalu (pekan ke-2) dicek lagi, masih positif atau sudah negatif. Kalau negatif berarti sembuh, kalau positif ya terus karantina," ucapnya.

Dia meyakinkan telah melakukan penelusuran (tracing) terhadap kontak-kontak erat Imron. Di luar itu, dia meminta siapapun yang merasa pernah berinteraksi dengan bupati selama 14 hari ke belakang untuk memeriksakan diri.

"Yang pernah kontak dengan Pak Bupati pada 14 hari ke belakang, silakan datang ke puskesmas terdekat atau langsung ke Kantor Dinas Kesehatan (untuk diperiksa)," imbaunya.

Selain Bupati Imron, hari ini Satgas Penanganan Covid-19 mendata 104 pasien Covid-19 baru. Di antara mereka, masih terdapat balita berusia 3 tahun, anak-anak berusia 7-8 tahun, juga remaja.

Selain guru maupun tenaga kesehatan, beberapa di antaranya santri yang datang dari kluster pesantren. Sementara, tak sedikit pula mereka yang terkonfirmasi positif merupakan pasien yang sebelumnya berstatua suspek, baik yang dirawat di rumah sakit maupun yang menjalani karantina mandiri.

Secara keseluruhan, sampai Rabu (2/12/2020), warga Kabupaten Cirebon yang terkonfirmasi Covid-19 mencapai 2.562 orang. Mereka terdiri dari 1.461 pasien tanpa gejala dan 1.101 pasien bergejala.

Dari jumlah itu, 150 orang meninggal dunia. Sementara, 946 orang masih dalam perawatan di rumah sakit maupun karantina mandiri dan 1.466 orang pulih.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar