Terkonfirmasi Covid-19, Bupati Cirebon Imron Rosyadi Baca 4 Juz Al-qur'an

  Rabu, 02 Desember 2020   Erika Lia
Bupati Cirebon Imron Rosyadi. (Ayocirebon.com/Erika Lia)

SUMBER, AYOCIREBON.COM -- Bupati Cirebon Imron Rosyadi terkonfirmasi Covid-19. Meski hasil tes usapnya menunjukkan eksistensi virus SARS-CoV-2 pada tubuhnya, 4 juz Al-aur'an justru berhasil dirampungkannya.

Melalui sebuah panggilan videonya kepada sejumlah media massa, Imron memastikan dirinya menderita Covid-19. Dia sempat menjalani pemeriksaan oleh tim dokter RSUD Arjawinangun, Kabupaten Cirebon.

Tes usap yang dijalaninya bermula ketika Imron merasa kelelahan akibat aktivitas yang padat. Dia mengaku, kualitas waktu istirahatnya tak seimbang dengan ragam kegiatan yang dijalaninya.

"Senin (30 November 2020), saya sudah tidak kuat. Badan saya terasa dingin dan perasaan tidak enak," ungkapnya, Rabu (2/12/2020).

Kendati demikian, dia memaksakan diri menghadiri sejumlah acara yang diagendakan. Namun, kondisinya tak berangsur membaik pada Selasa (1/12/2020).

Hari itu juga dia pun memutuskan memeriksakan diri dan menjalani tes usap pada sore hari. Selasa malam, Imron terkonfirmasi Covid-19.

Imron menyebut, beberapa orang memintanya untuk tak melakukan tes usap sampai kesehatannya pulih. Namun, dengan alasan penasaran, dia mengabaikan masukan itu.

"Saya nekat saja di-swab (tes usap), hasilnya positif," cetusnya.

Sejauh ini, setelah menjalani tes usap, dia meyakinkan kondisi kesehatannya justru membaik. Namun begitu, dia masih harus menjalani pemeriksaan lanjutan dari tim medis RSUD Arjawinangun.

Dia menyebut, pemeriksaan atas dirinya antara lain meliputi kondisi jantung. Paparan Covid-19 sendiri membuatnya tak berkantor selama sekitar 2 hari terakhir.

Secara umum, Imron menyikapi situasi itu secara bijak. Selama tak berkantor, dia memanfaatkan waktunya dengan membaca Al-qur'an.

"Kondisi saya sehat, 2 hari enggak ngantor sudah 4 juz Al-qur'an saya baca. Ada hikmahnya," tutur Imron.

Direktur RSUD Arjawinangun Bambang Sumardi memastikan Imron menderita Covid-19. Pihaknya akan menindaklanjuti dengan pemeriksaan toraks, darah, dan melakukan CT Scan.

"Gejala klinis (Imron) sempat panas (badannya) 37,5°C. Tapi, Alhamdulillah sekarang ada perbaikan," terangnya.

Perlakuan atas Imron masih menanti hasil pemeriksaan lanjutan tersebut. Dia menjelaskan, bila hasil laboratorium atas kondisi toraks Imron baik, maka pasien dimungkinkan cukup menjalani karantina mandiri.

Sebaliknya, bila hasil CT Scan dan toraks yang bersangkutan dinilai tak berkondisi baik, maka harus dirawat di rumah sakit. Sejauh ini, pihaknya telah memeriksa lebih dari 20 kontak erat Imron.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar