Banprov Belum Cair, Revitalisasi Alun-alun Kota Cirebon Terancam Henti

  Selasa, 01 Desember 2020   Erika Lia
Pekerjaan revitalisasi Alun-alun Kejaksan, Kota Cirebon. (Ayocirebon.com/Erika Lia)

KEJAKSAN, AYOCIREBON.COM -- Revitalisasi Alun-alun Kejaksan, Kota Cirebon, terancam dihentikan akibat ketiadaan anggaran.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Cirebon Syaroni menyebut, sampai Selasa (1/12/2020) belum ada informasi bantuan anggaran untuk revitalisasi alun-alun dari Pemprov Jawa Barat sudah cair. Kondisi itu dimungkinkan berdampak pada penghentian pekerjaan.

"Info hari ini belum ada, sudah masuk (anggaran dari Pemprov ke kas daerah Kota Cirebon) atau tidak. Kalau tak ada kepastian (pencairan anggaran), mungkin kita berhentikan (pekerjaannya)," ungkapnya kepada Ayocirebon.com.

Anggaran yang belum cair sendiri sebesar Rp14,8 miliar yang merupakan tahap 2 dari keseluruhan pekerjaan. Selama anggaran dari Pemprov belum cair, ungkapnya, sekitar 70% biaya yang dibutuhkan sementara disediakan oleh penyedia atau kontraktor.

Sedianya, Senin (30/11/2020) menjadi batas waktu penyaluran dana bantuan dari provinsi. Pekerjaan ini pun sudah mengalami addendum beberapa kali.

Sejauh ini, imbuhnya pekerjaan yang belum selesai di antaranya pemasangan lampu taman, penerangan jalan umum (PJU), termasuk pula penanaman pohon. Lain halnya dengan pekerjaan konstruksi yang sudah selesai.

Ketiadaan anggaran selama ini menjadi kendala hingga mencemaskan pihak kontraktor. Meski begitu, pekerjaan dijaminnya terus berjalan.

"Penyedia (kontraktor) khawatir karena tak ada kepastian pencairan anggaran. Tapi pekerjaan tak berhenti, terus jalan," tegasnya.

Namun begitu, lanjutnya, kelanjutan pekerjaan tergantung pada keputusan pemprov. Terlebih, kontrak revitalisasi alun-alun sudah dimulai sebelum penetapan bencana nasional Covid-19.

Pihaknya berharap, bagaimanapun situasinya pekerjaan dapat diselesaikan akhir tahun ini. Bila pun harus dihentikan, dia memastikan hal itu bukan kesalahan kontraktor.

"Nanti kami evaluasi lagi keputusannya. Kami juga masih menunggu kabar pencairan bantuan dari provinsi," tandasnya.

Sementara, Wakil Wali Kota Cirebon Eti Herawati mengharapkan bantuan dari provinsi segera cair ke kas daerah agar akhir tahun ini revitalisasi dapat diselesaikan.

"Mestinya alun-alun selesai akhir tahun, tapi terkendala anggaran karena dari Pemprov belum cair. Kami masih menunggu, mudah-mudahan segera cair," harapnya.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar