Pemkab Cirebon Targetkan 20.000 Warganya Ikut Swab Test Selama Juli

  Sabtu, 04 Juli 2020   Erika Lia
Seorang warga menjalani tes swab. (ayocirebon)

SUMBER, AYOCIREBON.COM -- Pemerintah Kabupaten Cirebon menyasar 22.000 warganya untuk mengikuti uji swab yang diagendakan bulan ini.

Sekretaris Daerah Kabupaten Cirebon, Rahmat Sutrisno menerangkan, jumlah itu merupakan 1% dari total penduduk Kabupaten Cirebon. 

"Setiap kabupaten dan kota di Jawa Barat diinstruksikan melakukan uji swab kepada 1% dari total penduduk warga sebagaimana instruksi gubernur Jabar," jelasnya.

Saat ini, total penduduk Kabupaten Cirebon sedikitnya 2,2 juta jiwa. Berbeda dengan rapid test, uji swab menjadi semacam kewajiban bagi setiap otoritas penanganan Covid-19 di tiap daerah.

Selain uji swab, Pemda diminta pula melakukan pemeriksaan lapangan untuk mengecek penerapan protokol pencegahan Covid-19 di tengah masyarakat.

Kabupaten Cirebon kini dipetakan sebagai zona kuning, dengan pengecualian hanya pada sektor usaha yang diperkenankan beroperasi kembali.

"Pelaku usaha boleh beroperasi, tapi protokol kesehatannya diperketat," ujarnya.

Khusus sektor pendidikan, pihaknya masih menanti instruksi dari pemerintah pusat.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon, Eni Suhaeni mengaku, sampai kini masih menghitung ketersediaan anggaran maupun sisa alat untuk uji swab massal. Meski begitu, uji swab massal dijanjikan bulan ini.

"Swab akan dilaksanakan bulan ini," cetusnya.

Dia memastikan, seluruh kalangan akan menjadi target swab, termasuk santri. Pihaknya mendata, 27 santri dari luar Kabupaten Cirebon masuk ke wilayah ini.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar