Hindari Kekurangan Air, Petani di Indramayu Percepat Musim Tanam Gadu

  Jumat, 12 Juni 2020   Erika Lia
ilustrasi petani. (Ayopurwakarta.com/Dede Nurhasanudin)

INDRAMAYU, AYOCIREBON.COM -- Menghindari kekurangan air pada musim kemarau tahun ini, para petani di Kabupaten Indramayu mempercepat masa tanam gadu (musim kemarau) 2020.

Para petani di Kabupaten Indramayu baru saja rampung panen musim rendeng (musim hujan). Di Kecamatan Kandanghaur, salah satu daerah yang rentan kekurangan air saat kemarau, para petani sudah mulai melakukan tanam.

"Petani di Kandanghaur sudah mulai menyemai untuk musim tanam gadu 2020/2021," ungkap Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kecamatan Kandanghaur, Waryono, Jumat (12/6/2020).

Mereka mempercepat masa tanam gadu dengan pertimbangan masih tersedianya air dari musim penghujan sebelumnya. Sayangnya, pasokan air irigasi justru nihil.

Para petani pun mencoba memanfaatkan sisa-sisa air hujan sebaiknya. Namun, mereka tak yakin dengan ketersediaan air di masa depan dan kelangsungan tanamannya kala air bekas musim hujan habis.

Petani pun berharap kekeringan tahun lalu tak kembali terjadi tahun ini. Waryono meminta pemerintah mengantisipasi supaya air irigasi dapat mengalir ke Kandanghaur.

Waryono berharap, kekeringan yang menimpa areal persawahan di wilayahnya pada 2019 tak terulang kembali. Untuk itu, dia meminta agar pemerintah bisa melakukan upaya antisipasi agar pasokan air irigasi bisa sampai ke wilayahnya.

Selain Kandanghaur, percepatan tanam pula dilakukan para petani di Kecamatan Bongas. Sejumlah petani di sana bahkan telah mulai menanam sejak bulan puasa lalu.

Rebutan air antar petani menjadi hal yang lumrah kala musim kemarau melanda. Kekurangan air mempertinggi risiko gagal panen.

Wakil Ketua KTNA Kabupaten Indramayu Sutatang menyebut, sedikitnya 40% areal sawah di Indramayu sudah memulai musim tanam gadu.

"Kurang lebih 40% lahan di Indramayu sudah mulai tanam gadu," cetusnya.

Dia mengakui, sejauh ini belum ada lahan yang kekurangan air. Namun, bila hingga akhir Juni tanpa hujan, air pun akan menjadi persoalan yang mengganggu petani.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar