Pasar Sumber Kabupaten Cirebon Kembali Dibuka, Lebih Cepat Dari Agenda Awal

  Selasa, 09 Juni 2020   Erika Lia
Bupati Cirebon, Imron Rosyadi membuka kembali aktivitas Pasar Sumber pasca temuan dua pedagang positif Covid-19.

SUMBER, AYOCIREBON.COM -- Pasca ditutup sementara waktu akibat temuan kasus Covid-19, aktivitas Pasar Sumber kembali dibuka untuk umum. Pembukaan lebih cepat dari agenda semula.

Aktivitas Pasar Sumber sempat ditutup sejak 29 Mei 2020. Dua pedagang ditemukan terkonfirmasi Covid-19 di sana.

Sedianya, penutupan berlaku hingga 11 Juni 2020. Bupati Cirebon, Imron Rosyadi beralasan, pembukaan kembali aktivitas pasar di pusat kota Kabupaten Cirebon itu telah melalui kajian.

"Berdasarkan masukan dari sejumlah unsur, termasuk juga dari gugus tugas Covid-19 Kabupaten Cirebon, pasar kembali dibuka lebih cepat dari jadwal," katanya.

Pasar Sumber akan kembali beroperasi mulai pukul 02.00 WIB hingga pukul 12.00 WIB.

Sekalipun begitu, dia meminta para pedagang dan pengunjung Pasar Sumber tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19.

Untuk memastikan itu, pihaknya pula akan menyiagakan petugas yang memastikan pelaksanaan protokol kesehatan dan memasang sejumlah rambu-rambu imbauan.

"Ada petugas yang mengatur pintu keluar dan pintu masuk, serta mengingatkan pengunjung untuk menjalankan protokol kesehatan," tuturnya.

Dia pun menepis isu yang beredar pembukaan Pasar Sumber karena adanya tekanan dari pihak lain. Selain masukan dari berbagai unsur, pihaknya juga sudah mengevaluasi rencana pembukaan ini.

Menurutnya, sudah banyak yang dilakukan untuk menangani penyebaran Covid-19 di Pasar Sumber. Salah satunya, dua kali penyemprotan disinfektan.

"Masukan gugus tugas dan Dinas Kesehatan, Pasar Sumber dinyatakan sudah layak dibuka," tegasnya.

Pembukaan kembali aktivitas di pasar itu diharapkan membangkitkan kembali perekonomian rakyat.

Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Cirebon, Ahmad Fariz Malvi Zamzam Zein mengemukakan, masa inkubasi virus terpanjang hingga 14 hari. Namun, bisa pula lebih cepat bila pihak terkait melakukan deteksi dini.

"Contohnya, kalau ada sepuluh orang dalam satu rumah dan seorang bisa dideteksi serta dinyatakan positif, sedangkan yang lainnya negatif, maka yang harus diisolasi adalah satu orang itu saja," paparnya.

Sementara, sembilan orang lain tidak harus ikut isolasi di rumah sakit karena sudah bisa dideteksi negatif.

Dengan begitu, bila dapat mendeteksi secara optimal, penutupan pasar tak perlu menunggu hingga 14 hari masa inkubasi.

Terlebih, imbuhnya, hingga kini pihaknya tak menemukan kasus positif baru yang berasal dari kluster Pasar Sumber. 

"Hal ini yang kami laporkan kepada Pemkab Cirebon," cetusnya.
 

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar