Kasus Covid-19 Masih Bertambah, Dinkes Kota Cirebon Gencarkan Tes Massal

  Jumat, 05 Juni 2020   Erika Lia
Ilustrasi rapid test virus corona. (pixabay)

KEJAKSAN, AYOCIREBON.COM -- Penambahan kasus Covid-19 di Kota Cirebon yang masih terjadi hingga pertengahan pekan ini. Otoritas penanganan Covid-19 setempat pun berencana terus mengupayakan pencegahannya.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Cirebon, Edy Sugiarto menyebut, meski telah memasuki fase adaptasi kebiasaan baru (AKB), pihaknya akan tetap melakukan langkah strategis guna pencegahan penyebaran Covid-19 sampai Desember 2020.

"Mulai dari testing, tracking, isolating, dan treatment (detect, prevent, response). Artinya, tes diperbanyak, tracing dan tracking juga dilakukan," paparnya.

Pasca rapid test di kawasan pesisir Kelurahan Panjunan, Kecamatan Lemahwungkuk, pihaknya mengagendakan kegiatan yang sama di lokasi lain.

Kali ini, pasar tradisional se-Kota Cirebon menjadi target, seperti Pasar Jagasatru, Pasar Kanoman, dan Pasar Kramat.

Rencananya, rapid test di pasar tradisional menyasar secara random/acak. Pelaksanaannya sendiri diagendakan pekan depan.

"Minggu depan rapid test (di pasar tradisional) secara acak," ujarnya.

Selain pasar tradisional, langkah serupa akan dilakukan pula di rumah-rumah makan se-Kota Cirebon.

Pasien terkonfirmasi positif di Kota Cirebon diketahui telah bertambah menjadi sepuluh pasien. Dua kasus terakhir ditemukan otoritas setempat dari kluster pesisir.

Edy memastikan, kedua pasien Covid-19 itu masih menjalani perawatan medis di ruang isolasi rumah sakit.

"Dua kasus terbaru itu merupakan transmisi lokal. Mereka berasal dari kluster penyebaran Covid-19 wilayah pesisir," terangnya.

Pihaknya terus memantau seluruh pasien yang terkonfirmasi Covid-19 dan berharap seluruhnya segera membaik.

Dia meyakinkan, sejauh ini dari jumlah sepuluh pasien positif di Kota Cirebon, lima pasien di antaranya telah sembuh.

Namun, dua pasien positif meninggal dunia. Tercatat, tersisa tiga pasien yang sampai kini menjalani perawatan di rumah sakit, termasuk dua pasien terakhir dari kluster pesisir.
 

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar