Kemenag Majalengka Siap Kembalikan Dana Setoran Haji

  Jumat, 05 Juni 2020   Erika Lia
Ilustrasi haji. (Antara Foto/Rahmad)

MAJALENGKA, AYOCIREBON.COM -- Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Majalengka siap memproses pengembalian biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH) bagi calon haji (calhaj) yang menghendakinya.

Hal itu menyusul pembatalan pemberangkatan jamaah haji sesuai Keputusan Menteri Agama (KMA), Nomor 924 Tahun 2020 Tentang Pembatalan Keberangkatan Jamaah Haji pada Penyelenggaraan Ibadah Haji Tahun 1441 H/2020 M.

"Kami siap memproses bila ada calhaj asal Majalengka yang minta pengembalian BPIH," kata Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Majalengka Yayat Hidayat, Jumat (5/6/2020).

Untuk ini, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Barat maupun pihak terkait yang berurusan dengan haji dan umrah. 

Dia menegaskan, pembatalan pemberangkatan haji bukan karena Negara tak siap, melainkan demi menjaga kesehatan dan keselamatan para calhaj di tengah pandemi Covid-19.

"Pembatalan juga karena Pemerintah Arab Saudi tak kunjung membuka akses bagi jemaah haji dari negara manapun, sehingga pemerintah Indonesia tak punya cukup waktu melakukan persiapan dalam pelayanan dan perlindungan bagi jamaah haji," tuturnya.

Pembatalan pemberangkatan haji berlaku bagi calhaj reguler dan khusus, petugas PPIH, petugas daerah, dan petugas pembimbing.

Untuk calhaj reguler, jelasnya, baik yang murni atau usulan dan petugas PPIH, akan menjadi prioritas pada pemberangkatan 2021.

Sementara, petugas haji daerah diserahkan kepada pemda, dengan pilihan menjadi prioritas pada tahun depan atau mengadakan seleksi ulang. 

"Untuk petugas pembimbing diserahkan kembali kepada FK-KBIH untuk diusulkan ulang tahun depan," tambahnya.

Plt Kepala Seksi Haji dan Umroh Kemenag Majalengka Hasan Sarif menyebut, seluruh calhaj asal Majalengka sudah melunasi BPIH. Jumlah calhaj di Majalengka 1.159 orang. 

"Total calhaj reguler 1.150 orang, sedangkan mahrom 54 orang," ujarnya.

Bagi calhaj yang sudah melunasi biaya haji, bisa mengajukan permohonan pengembalian dana ke Kanwil Kemenag sesuai Keputusan Menag Nomor 494 Tahun 2020 tentang Pembatalan Keberangkatan Jamaah Haji pada Penyelenggaraan Ibadah Haji Tahun 1441 H/2020 M. 

Permohonan pengembalian setoran pelunasan biaya haji dapat disampaikan tertulis ke Kepala Kantor Kemenag Majalengka di tempat pendaftaran. 

Permohonan harus disertai dokumen asli bukti pelunasan setoran BPIH, buku tabungan asli yang masih aktif atas nama calon haji beserta fotokopinya, identitas diri beserta fotokopi identitas diri, serta nomor kontak yang dapat dihubungi. 

"Permohonan itu akan diverifikasi dan divalidasi. Bila dokumen dinyatakan lengkap dan sah, kami akan memprosesnya," terangnya.

Proses pengembalian dana pelunasan biaya haji berlangsung sembilan hari. Dia memastikan, calhaj yang menarik kembali dana pelunasan biaya haji tahun 2020, tak akan dikeluarkan dari antrian pelayanan haji.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar