Bertambah, Pasien Dalam Pemantauan Virus Corona di Kabupaten Cirebon

  Kamis, 12 Maret 2020   Erika Lia
Ilustrasi -- Petugas medis membawa pasien saat simulasi ke Ruang Isolasi Khusus Kemuning Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS), Jalan Pasteur, Kota Bandung, Jumat (6/3/2020). (Ayobandung.com/Kavin Faza)

SUMBER, AYOCIREBON.COM -- Jumlah warga yang berstatus dalam pemantauan di tengah mewabahnya virus Corona di Kabupaten Cirebon bertambah, Kamis (12/3/2020).

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon, Enny Suhaeni menyebutkan, sampai hari ini jumlah pasien dalam pemantauan mencapai 14 orang.

"Sampai 12 Maret 2020 jumlahnya bertambah dari sebelumnya sepuluh orang per 9 Maret 2020," katanya saat dikonfirmasi Ayocirebon.com.

Mereka yang dalam pemantauan diharuskan beristirahat di rumah. Pada tahap ini, petugas kesehatanlah yang mendatangi langsung dan mengecek kondisi setiap orang selama 14 hari.

Bila kesehatannya memburuk, pasien bersangkutan akan dirujuk ke rumah sakit. Bila membaik, pengecekan di rumah terus dilakukan sampai dinyatakan sehat.

Ke-14 orang yang dalam pemantauan itu terdiri dari tujuh laki-laki dan tujuh perempuan. Dua orang di antaranya tercatat sebagai WNA, sedangkan sisanya WNI.

Membandingkan data per 9 Maret 2020, pemantauan terhadap WNI bertambah dua orang per hari ini.

Sementara, diketahui rentang usia pasien dalam pemantauan pun melebar. Bila sebelumnya hanya terdata seluruh pasien yang dalam pemantauan berusia 40-49 tahun, hingga hari ini gejala virus Corona ditunjukkan pula oleh warga berusia 30-39 tahun.

"Untuk warga berusia 30-39 tahun ada tiga orang. Sedangkan yang berusia 40-49 tahun jumlahnya bertambah seorang dari sebelumnya sepuluh orang menjadi 11 orang," tuturnya.

Dari jumlah 14 orang itu, imbuhnya, delapan orang di antaranya masih dalam pemantauan sampai kini. Enam orang sisanya dinyatakan telah selesai dipantau dan sehat.

"Yang masih dalam pemantauan delapan orang," cetusnya.

Sementara, belum ada perubahan pada warga yang berstatus pasien dalam pengawasan yang diisolasi di rumah sakit Kabupaten Cirebon.

Enny menyebut, pasien dalam pengawasan sampai hari ini masih berjumlah empat orang. Dua orang di antaranya telah dinyatakan negatif Covid-19.

"Dua orang sisanya masih menunggu hasil lab, masih dalam pengawasan," tegasnya.

Keempat orang yang dalam pengawasan tersebut terdiri dari satu WNA dan tiga WNI. Keempatnya masing-masing berjenis kelamin perempuan dua orang dan laki-laki dua orang.

Rentang usia keempatnya yakni satu orang 20-29 tahun dan tiga orang 40-49 tahun.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar