Bajak Truk Susu, Lima Pelaku Kejahatan Lintas Provinsi Dibekuk di Kabupaten Cirebon

  Senin, 02 Desember 2019   Erika Lia
Kapolresta Cirebon, AKBP M Syahduddi menunjukkan truk dan dua pelaku yang membajak truk tronton susu di Tol Palikanci. (Ayocirebon.com/Erika Lia)

SUMBER, AYOCIREBON.COM -- Komplotan pembajak truk tronton yang memuat 2.079 susu kental manis di jalur Tol Palimanan-Kanci (Palikanci) Cirebon dibekuk aparat Polresta Cirebon. Kejahatan pelaku berlaku lintas provinsi.

Sedikitnya delapan orang diketahui sebagai komplotan pelaku pencurian dengan kekerasan (curas) terhadap truk bermuatan lebih dari 2.000 susu kental manis di KM 197/800 Tol Palikanci.

Para pelaku yang mengaku sebagai polisi, membajak truk dan tak segan menyandera maupun menganiaya korbannya.

Kapolresta Cirebon, M Syahduddi mengungkapkan, dari delapan pelaku, lima orang di antaranya telah diamankan. Sementara, tiga pelaku lain masuk Daftar Pencarian Orang (DPO).

"Dari lima orang yang kami amankan, dua pelaku diamankan di Polres Cirebon. Sementara, tiga pelaku lain kami serahkan kepada penyidik Polres Pemalang, Jawa Tengah, karena keterlibatan mereka dengan kejahatan di sana," bebernya, Senin (2/12/2019).

Modus operandi para pelaku sendiri, lanjutnya, dilakukan dengan memberhentikan truk tronton bermuatan susu, baik berkemasan kaleng maupun sachet.

Truk tersebut sebelumnya berangkat dari Bekasi. Setiba di lokasi kejadian yang termasuk wilayah hukum Polsek Weru Polresta Cirebon, pelaku yang mengendarai sebuah minibus memepet truk susu.

"Mereka pura-pura jadi polisi dan menyorot korban maupun truk dengan senter (berlampu) merah," ujarnya.

Para pelaku yang hanya mengenakan kaos coklat layaknya polisi itu, berpura-pura hendak mengecek surat-surat kelengkapan kendaraan truk.

Pada timing tertentu, mereka lalu menyuruh pengemudi dan kondektur truk susu turun. Korban sempat dianiaya dan kedua tangan masing-masing diikat menggunakan borgol maupun lakban.

"Korban selanjutnya dimasukkan ke dalam minibus, sedangkan truk diambil alih pelaku," cetusnya.

Truk susu yang dikemudikan pelaku putar arah kembali ke Bekasi, setelah keluar lebih dulu di pintu tol (exit) Ciperna, Kabupaten Cirebon.

Di ruas jalan yang termasuk Kecamatan Arjawinangun, Kabupaten Cirebon, para korban diturunkan paksa, dengan kedua tangan masing-masing masih terikat.

"Truk susu lalu melanjutkan perjalanan ke Cibitung, Bekasi," tuturnya.

Di Cibitung, seluruh isi truk dipindahkan ke tiga unit truk lain yang lebih kecil jenis colt diesel.

Para pelaku bermaksud menjual ribuan susu tersebut kepada komplotan lain di Batang, Jawa Tengah.

"Karenanya, bisa dikatakan mereka ini pelaku kejahatan lintas provinsi. Di Pemalang juga ada kasus sama," ungkap Syahduddi.

Pihaknya memperkirakan, truk susu telah dibuntuti para pelaku sejak masuk tol. Dimungkinkan, saat pengemudi lelah atau kawasan sekitar sepi, para pelaku mulai beraksi yang dilakukan malam hari.

Di wilayah hukum Polresta Cirebon sendiri, ini kali pertama peristiwa tersebut terjadi. Pihaknya belum mengetahui sudah berapa lama para pelaku menjalankan aksinya.

"Belum tahu ada sasaran lain atau tidak. Tapi, akan kami dalami dan kembangkan," tegasnya.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar

-->