Peserta UKW Majalengka Akan Diuji Tiga Materi Tambahan

  Senin, 02 Desember 2019   Erika Lia
UKW bagi jurnalis akan digelar PWI Majalengka dan Pemkab Majalengka pada 13-14 Desember 2019. Sejumlah materi akan diujikan.

MAJALENGKA, AYOCIREBON.COM -- Tiga materi tambahan akan diujikan bagi peserta Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang digelar PWI Majalengka dan Pemkab Majalengka, Sabtu-Minggu (13-14 Desember 2019) mendatang.

Ketua PWI Majalengka, Jejep Falahul Alam menyebutkan, ketiga materi tambahan UKW yang mulai diberlakukan pada 2019 itu berbeda dibanding UKW tahun-tahun sebelumnya.

Materi tambahan yang dimaksud berupa Undang Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, Kode Etik Jurnalistik, dan Pedoman Pemberitaan Ramah Anak (PPRA).

\"Materi tambahan yang mulai diujikan pada UKW 2019 akan berlaku pula pada UKW di tahun-tahun mendatang,\" katanya kepada Ayocirebon.com, Senin (2/12/2019).

Selain ketiga materi tambahan itu, dia mengungkapkan, mayoritas berupa aktivitas jurnalis di lapangan, baik mencakup teori maupun praktiknya.

Lebih jauh, dia menjabarkan, sesuai pedoman Dewan Pers, untuk UKW Tingkat Muda meliputi merencanakan/mengusulkan liputan, rapat redaksi, dan mencari bahan liputan acara terjadwal.

Ada pula materi wawancara cegat, membangun jejaring, menulis berita, menyunting berita sendiri, wawancara tatap muka, hingga menyiapkan isi rubrikasi.

AYO BACA : 22 Jurnalis Tak Lolos Seleksi UKW Majalengka

\"Tak kalah penting yaitu memahami dan melaksanakan kode etik jurnalistik (KEJ) dan peraturan pers,\" tambah alumni IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

Melihat jumlah peserta UKW yang  lolos administrasi sejumlah 32 orang, pihaknya berencana membagi para peserta dalam lima kelas.

\"Masing-masing kelas berisi enam peserta, dengan satu orang penguji dan asisten penguji,\" cetusnya.

Pihaknya berharap, para peserta semakin menyadari arti penting UKW dan menyiapkan diri.

UKW yang digelar PWI Majalengka dan Pemkab Majalengka ini merupakan yang perdana digelar di daerah berjuluk Kota Angin itu.

Terpisah, Kepala Bagian Protokoler Setda Majalengka, Neni Sofia Iriani mengatakan, selain UKW, pada hari pertama dilaksanakan pula focus group discussion (FGD) dengan menghadirkan tiga narasumber.

Ketiga narasumber tersebut, masing-masing Bupati Majalengka Karna Sobahi, Ketua PWI Jawa Barat Hilman Hidayat, dan tokoh nasional Maruarar Sirait.

\"FGD akan membahas mengenai peran media massa dalam menangkal hoaks, terorisme, dan radikalisme,\" bebernya.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar

-->