Tiga Penyebab Cuaca Panas Ekstrem

  Jumat, 25 Oktober 2019   Mildan Abdalloh
Ilustrasi (thewest.com.au)

BANDUNG, AYOCIREBON.COM -- Dalam beberapa pekan terakhir suhu panas sangat terasa di Cirebon, bahkan seluruh Indonesia. BMKG menyebut cuaca panas yang terjadi saat ini disebabkan oleh tiga hal.

"Ada tiga hal yang menjadi penyebab cuaca panas saat ini. Satu karena tameng awan yang ada di langit kita tidak ada," tutur Kepala BMKG Dwikorita Karnawati selepas peresmian alat pendeteksi gempa di Pasirjambu, Kabupaten Bandung, Jumat (25/10/2019).

Musim kemarau yang berkepanjangan saat ini, kata Dwikorita, menyebabkan pembentukan awan di Indonesia termasuk Bandung belum optimal.

Kondisi tersebut menyebabkan sinar matahari langsung turun ke permukaan bumi tanpa ada penghalang.

Awan merupakan salah satu tameng untuk menutupi sinar matahari. Dengan sinar matahari langsung turun ke permukaan, menjadikan suhu menjadi meningkat.

Penyebab kedua tingginya suhu adalah musim panas di Australia yang sedang terjadi saat ini. Di saat bersamaan, angin bertiup dari benua Australia. Udara bawaan dari negeri kanguru yang kering dan panas, juga mempengaruhi susu di Indonesia meningkat.

Penyebab ketiga suhu Indonesia meningkat adalah posisi semu matahari. Dijelaskannya, saat ini posisi matahari berada tepat di selatan Khatulistiwa.

"Posisi semu matahari yang berada tepat di selatan khatulistiwa dan langsung masuk ke permukaan menjadikan udara terasa lebih menyengat," ujarnya.

Dengan tiga kondisi tersebut, udara di Indonesia menjadi lebih tinggi. Bahkan di Makasar kata Dwikorita sempat menembus 39,5 derajat celcius.

"Kami imbau masyarakat untuk banyak minum supaya terhindar dari dehidrasi. Kurangi aktivitas di bawah terik matahari," tutupnya.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar