Rem Blong Diduga Sebabkan Truk Tangki Pertamina Terbakar

  Sabtu, 10 Agustus 2019   Erika Lia
Petugas Damkar Kabupaten Cirebon berusaha memadamkan api yang melalap truk tangki milik Pertamina di jalur pantura Kabupaten Cirebon, Sabtu (10/8/2019). (Istimewa)

PALIMANAN, AYOCIREBON.COM—Sebuah truk tangki Pertamina bernomor polisi B 9085 SEH terbakar di Jalur Pantura, Kabupaten Cirebon, Sabtu (10/8/2019).

Truk terbakar saat berada tepat di depan SPBU 3445129, Desa Tegalkarang, Kecamatan Palimanan, Kabupaten Cirebon. Diketahui, truk sebelumnya melaju dari arah Jakarta menuju Cirebon.

Saat di tempat kejadian, tiba-tiba ban belakang sebelah kiri truk diduga kempes. Namun, truk yang dikemudian Dadan Sukarna, warga Kecamatan Sliyeg, Kabupaten Indramayu, itu tetap melaju hingga kemudian memunculkan percikan api.

Ketika api tersebut semakin membesar, barulah truk berhenti. Dadan sempat berusaha memadamkan api menggunakan alat pemadam api ringan yang tersedia.

Petugas pemadam kebakaran Kabupaten Cirebon yang menerima laporan kebakaran itu langsung melakukan upaya pemadaman. Proses pemadaman dilakukan petugas Damkar dibantu aparat Polsek Gempol yang turut datang ke lokasi, hingga api padam.

Kapolres Cirebon AKBP Suhermanto melalui Kasatlantas Polres Cirebon AKP Asep Nugraha membenarkan kejadian itu. Pihaknya belum dapat memastikan penyebab kebakaran dan hanya menduga akibat rem blong.

"Diduga akibat rem belakang truk yang tidak berfungsi dengan baik atau rem macet dan panas, sehingga menimbulkan api dan membakar ban," tuturnya.

Dia memastikan tiada korban jiwa dalam peristiwa itu. Kebakaran tersebut sendiri telah menyebabkan kendaraan milik Pertamina rusak.

Kebakaran pada kendaraan juga menimpa satu unit mobil Mitsubishi colt jenis pick up bopol E 8947 YW yang memuat jerami, hari ini. Kebakaran mobil pick up terjadi di jalan raya yang termasuk dalam wilayah Desa Winduhaji, Kecamatan Sedong, Kabupaten Cirebon.

"Pemilik mobil, Kosim, warga Desa Karangmuncang, Kecamatan Cigandamekar, Kabupaten Kuningan. Penyebab kebakaran belum dapat diketahui," kata Kepala Seksi Tanggap Darurat Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Cirebon Eno Sujana.

Pihaknya memperkirakan kerugian Rp30 juta akibat kejadian yang dipastikannya tak menimbulkan korban jiwa itu.

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar

-->