Ada Gamelan Unik Berbentuk Kodok, Dipercaya Bisa Turunkan Hujan

  Minggu, 14 Oktober 2018   Faqih Rohman Syafei
Gamelan Kodok Ngorek, salah satu koleksi di Museum Pusaka Keraton Kasepuhan Cirebon. (Faqih Rohman Syafei/Ayocirebon.com)

LEMAHWUNGKUK, AYOCIREBON.COM -- Beragam jenis benda bersejarah peninggalan Kesultanan Cirebon tersimpan rapih di Museum Pusaka Keraton Kasepuhan Cirebon. Satu di antaranya mempunyai bentuk yang unik yakni gamelan berbentuk kodok.

Gamelan tersebut adalah gamelan Kodok Ngorek. Selain bentuknya unik, ukurannya pun lebih kecil dari pada biasanya. Namun begitu, dipercaya gamelan tersebut mempunyai daya magis menurunkan hujan jika dibunyikan.

AYO BACA : Hore, Ada Diskon 50% ke Museum Pusaka Kasepuhan

Menurut Wakabag Paket Wisata, Museum Pusaka Keraton Kesepuhan Cirebon, RM Hafid Permadi, gamelan Kodok Ngorek sudah ada sejak abad ke-15 masehi. Berdasarkan sumber sejarah, gamelan tersebut merupakan peninggalan Sunan Kalijaga.

"Secara rinci sejarah gamelan tersebut tidak terlalu tahu, apalagi terakhir dibunyikan,  tetapi yangjelas itu adalah benda bersejarah peninggalan Sunan Kalijaga," katanya, Minggu (14/10/2018).

AYO BACA : Museum Taruna Abdul Djalil Simpan Ratusan Benda Bersejarah

Dia menerangkan, dipercaya gamelan tersebut pernah digunakan oleh Sunan Kalijaga ketika menyebarkan ajaran agama Islam di wilayah Cirebon. Bahkan, ketika musim kemarau, Sunan Kalijaga sering membunyikan gamelan Kodok Ngorek.

"Gamelan Kodok Ngorek dipakai sebagai media dakwah Islam, dan dipercaya sebagai untuk meminta hujan kepada Allah SWT," terangnya.

Hafid menjelaskan ketika Sunan Kalijaga menyebarkan Islam, biasanya gamelan tersebut dibunyikan sehingga mengundang warga untuk berkumpul. Kemudian, secara perlahan, Sunan pun mengajarkan nilai-nilai agama Islam kepada warga.

Sambungnya, tidak jarang juga, Sunan kemudian mengajak para warga untuk melakukan shalat bersama meminta hujan kepada Allah SWT.

"Setelah memainkan gamelan, Sunan Kalijaga kemudian mengajarkan ajaran agama Islam. Lalu, mereka pun shalat sunah bersama," pungkasnya.

AYO BACA : Berusia 400 Tahun, Kereta Singa Barong Ternyata Pakai Teknologi Power Streering

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar