Danrem 063/SGJ dan Kapolres Cirebon akan Tindak Tegas Penyimpan Limbah Medis

  Selasa, 19 Desember 2017   Faqih Rohman Syafei

CIREBON, AYOCIREBON.COM -- Danrem 063/Sunan Gunung Jati Kolonel Veri Sudijanto Sudin menegaskan pihaknya akan menindak tegas oknum TNI pemilik gudang penyimpanan limbah medis atau limbah B3 di Desa Panguragan Kulon Kecamatan Panguragan Kabupaten Cirebon. 

"Pemilik gudang disinyalir adalah oknum TNI berinisial TS. Sekarang sudah diamankan atau penahanan sementara oleh Denpom Cirebon sejak hari kemarin," ujarnya kepada awak media di Panguragan Kulon, Selasa (19/12/2017).

Lanjutnya, ia mengatakan hingga saat ini pihak Denpom Cirebon sedang melakukan penyidikan dan mengumpulkan bukti-bukti tambahan guna mengembangkan kasus ini untuk mencari apakah ada oknum TNI lainnya yang ikut terlibat dalam perkara limbah medis. 

"Bila memang terdapat oknum lainnya yang terlibat, maka akan dilakukan tindakan tegas sesuai dengan aturan yang ada," ungkapnya. 

Ia menjelaskan status TS sampai sekarang masih sebagai terperiksa, apanila terbukti bersalah akan dilakukan tindak sesuai aturan. Selain TS terdapat sekitar 30 warga sekitar yang diperiksa sebagai saksi untuk dipintai keterangannya terkait persoalan ini.

"Mereka warga biasa bukan pekerja, status mereka hanya sebagai saksi dan kami pintai keterangannya terkait ini," pungkas Veri.

Sementara itu, Kapolres Cirebon Kota AKBP Risto Samodra menambahkan bila terdapat masyarakat sipil yang terlibat dalam kasus limbah medis pihaknya akan mengkoordinasikannya dengan Denpom Cirebon untuk dilakukan tindakan selanjutnya. 

"Indikasinya ada, seperti yang punya gedung penyimpanan limbah, pekerja pemilah, ada pengurusnya berdasarkan hasil penyelidikak ada namun terlebih dahulu akan dikoordinasikan," paparnya. 

Selain berkoordinasi dengan Denpom, Risto menuturkan pihaknya bekerja sama juga dengan kejaksaam untuk bersama-sama ikut andil menyelesaikam kasus ini agar cepat selesai. Tak hanya itu sinergi pun dilakukan dengan Pemkab dan Dinkes Kabupaten Cirebon untuk melakukan pemulihan lingkungan sekitar serta memberikan edukasi kesehatan kepada warga setempat. 

"Kerja sama dengan Kementerian Lingkungam Hidup dan Kehutanan bersama-sama kedepannya agar wilayah Panguragan bebas dari limbah medis atau limbah berbahaya lainnya," imbuhnya.
 

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar