Rampung Akhir 2017, Jemaah Haji Jabar Bisa Berangkat dari Bandara Kertajati

  Kamis, 07 September 2017   Faqih Rohman Syafei

MAJALENGKA, AYOCIREBON.COM -- PT Bandarudara Internasional Jawa Barat atau BIJB mengklaim pembangunan kontruksi Bandara Kertajati di Kabupaten Majalengka akan rampung pada akhir tahun 2017. Dengan begitu diharapkan bisa digunakan untuk pemberangkatan jemaah haji dan umrah untuk daerah Jabar. 

"Kami optimis untuk pekerjaan kontruksi akan selesai di akhir tahun 2017, setelah itu akan dilakukan tes serta pengecekan sejumlah peralatan yang akan digunakan di bandara," ujar Sekretaris Perusahaan PT BIJB, Wasfan Wahyu Widodo, Kamis (7/9/2017).

Wasfan mengatakan pembangunan bandara ini dilakukan melalui tiga paket pembangunan. Tahap pertama yakni pekerjaan infrastruktur yang sudah mencapai 92,7 persen. Lalu tahap kedua pembangunan gedung terminal yang sudah mencapai 86,3 persen.  Kemudian untuk tahap ketiga, yakni pembangunan gedung support non terminal yang saat ini sudah mencapai 8,3 persen. 

"Jika ditotal dari semua tahapan tersebut sudah mencapai 58,4 persen, dan jika melihat pencapaian ini semoga di bulan Februari 2018 mendatang bisa dilakukan launching soft operation," katanya.

Lanjut, Wasfan untuk panjang landasan yang sudah terealisasi saat ini baru mencapai 2.500 meter. Nantinya akan terus dilakukan penambahan sampai mencapai 3.000 meter.

"Untuk panjang landasan saat ini bisa digunakan untuk pesawat jenis boeing 737, jika sudah rampung semuanya maka dapat digunakan oleh jenis pesawat berbadan besar lainnya," katanya. 

Beberapa hari sebelumnya Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan mengharapkan BIJB Kertajati dapat dioperasikan untuk pemberangkatan dan kepulangan jemaah haji  2018.

"Cita-citanya pada 2018 calon haji berangkat dari Kertajati," kata Aher kepada wartawan di Bandung, Selasa, seperti dikutip dari Antara.

Ia menyampaikan, Pemprov Jabar telah menggelar rapat dengan Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman RI terkait percepatan pembangunan BIJB Kertajati. Program pembangunan itu, kata dia, ada komitmen yang kuat dari BIJB dan pihak terkait lainnya yang mendukung percepatan pembangunan bandara tersebut.

"Ada komitmen yang kuat dari Pemprov Jabar dan stakeholder lainnya sehingga Bandara Kertajati pada 2018 bisa digunakan," katanya.

Menurut Gubernur, jika pembangunan bandara tersebut dapat segera terselesaikan dan layak dioperasikan 2018, maka menjadi reputasi yang baik di tingkat internasional.

"Kalau bisa dilakukan, ini menjadi reputasi internasional," katanya.

Ia mengatakan, jamaah haji yang dapat memanfaatkan BIJB Kertajati untuk pemberangkatan dan kepulangan diperkirakan sekitar 38 ribuan orang.

"Sekitar 38 ribuan calon haji Jawa Barat akan berangkat dan mendarat di Kertajati," katanya.

Ia menambahkan, pihaknya akan menganggarkan pelebaran jalan bukan tol sebagai penghubung Tol Cipali dengan BIJB sepanjang 4 kilometer.

Pembebasan lahan untuk pelebaran jalan juga akses tolnya, kata dia, bisa dimulai 2017, dengan anggaran yang disiapkan sebesar Rp120 miliar.

"Jadi nanti dari Cipali, kendaraan bisa mencapai BIJB melewati jalan umum yang sudah dilebarkan, atau melalui jalan tol," katanya. (Faqih Rohman) 
 

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar