Usai Unjuk Rasa, Sopir Angkot Tinggalkan Kendaraan di Jalan Siliwangi

  Selasa, 05 September 2017   Faqih Rohman Syafei
Sejumlah sopir angkutan kota di Cirebon meninggalkan kendaraannya di sepanjang Jalan Siliwangi, Selasa (5/9/2017), sebagai reaksi atas sikap pemerintah setempat yang tidak menindak keberadaan angkutan berbasis online.(Faqih)

CIREBON, AYOCIREBON.COM—Sejumlah sopir angkutan kota di Cirebon meninggalkan kendaraannya di sepanjang Jalan Siliwangi, Selasa (5/9/2017), sebagai reaksi atas sikap pemerintah setempat yang tidak menindak keberadaan angkutan berbasis online.

Aksi ini dilakukan seusai unjuk rasa dan dengar pendapat bersama anggota DPRD Kota Cirebon.

Ketua Organda Kota Cirebon Karsono mengatakan selain memarkirkan angkot di sepanjang Jalan Siliwangi, para sopir tidak akan membayar retribusi. Sebab, sampai saat ini Pemkot Cirebon masih diam, tanpa ada tindakan terhadap angkutan berbasis online.

"Yang ilegal saja masih tetap beroperasi walaupun tidak membayar iuran retribusi dan ini didiamkan oleh pemkot," ujarnya, Selasa (5/9/2017).

Ia mengungkapkan sebagai transportasi yang legal di Kota Cirebon, seharusnya pemkot memberi perhatian lebih. Sebab, selama ini keberadaan angkot sangat dirasakan oleh warga.

"Kalau tidak dibantu pemkot, usaha kami tidak akan kuat dan sampai saat ini keberadaan online merugikan. Ibaratnya kue kecil yang dibagi banyak dan pembagiannya tidak sesuai," kata Karsono.

Karsono menambahkan unjuk rasa tersebut merupakan aksi kedua setelah sebelumnya dilakukan pada 15 Agustus 2017. "Kami tidak menuntut banyak karena ini menyangkut hajat hidup,” ujarnya.

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar