Jawab Tuntutan Demonstran, Wali Kota Cirebon Tegaskan Menolak Transportasi Online

  Selasa, 15 Agustus 2017   Faqih Rohman Syafei
Wali Kota Cirebon, Nasrudin Azis. (AyoCirebon/Faqih Rohman)

CIREBON, AYOCIREBON.COM -- Setelah ribuan pengemudi transportasi konvensional berunjuk rasa selama beberapa jam siang tadi, akhirnya Wali Kota Cirebon Nasrudin Azis angkat bicara. Dengan tegas ia menolak keberadaan transportasi online lantaran izin resmi beroperasi yang belum ada hingga saat ini.

Azis menginstruksikan kepada Dinas Perhubungan Kota Cirebon untuk segera malakukan pelarangan terhadap transportasi online. Akan tetapi, Azis mengimbau kepada pengusaha transportasi konvensional agar segera melakukan perbaikan terhadap pelayanannya.

"Kami meminta kepada Dishub dan polisi agar melakukan operasi terhadap keberadaan transportasi online selama belum ada izin resminya, kami juga meminta kepada para pengusaha untuk perbaiki pelayanan jika ada angkot jelek," ujar Azis, Selasa (15/8/2017).

Namun, Kepala Dishub Kota Cirebon, Atang Dahlan mengatakan, urusan perizinan transportasi online sepenuhnya menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Sampai saat ini, lima kali rapat telah digelar, namun belum juga menemui titik temu.

"Semua perijinan dan aturan adanya di Pemerintah Provinsi Jawa Barat, akan tetapi setelah beberapa kali rapat belum juga aturannya," kata Atang.

Sementara itu, Pengurus Organda Cirebon, Karsono mengatakan, keberadaan transportasi online hingga saat ini masih ilegal, karena belum adanya izin resmi dari pemerintah. Dijelaskan juga, angkutan konvensional secara rutin membayar pajak kepada pemerintah, namun keberadaannya malah tersisih. 

"Dari sekitar 1800 angkutan umum resmi, saat ini hanya tinggal 40 persennya saja yang masih beroperasi, bahkan untuk melakukan perawatan dengan peremajaan para pengusaha angkot sudah tidak bisa lagi," pungkas Karsono.

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar